Sunday, June 3, 2012

who said?

"well, at least i'm lucky".

ketika semua orang berkata akan kebosanan dengan rutinitasnya.
masalah yang muncul akibat rutinitasnya.
dia, melakukan semua itu dengan hati.

ketika dia merasa semua orang sudah memiliki segalanya,
ketika dia berpikir apa yang di inginkan oleh seseorang sudah mampu penuhi.
namun sayang, orang itu tidak memiliki apa yang dimiliki olehnya.

Naj, begitu sering dikatakan sebagai seorang yang tidak pernah mengeluh, selalu mengibur dan membawa aura positif kehidupan.
naj pula, dikatakan oleh teman temannya sebagai seorang yang membawa arti kehidupan.
mengenal naj, bagi teman-temannya merupakan suatu keberutungan.
namun naj, yang dielu-elukan seperti itu pun hanya manusia biasa, yang terkadang putus asa.
yang dia tau, apapun yang terjadi padanya, hidup akan terus berjalan.
kesedihan yang terlihat diwajahnya tidak akan pernah merubah tingkat kesulitan hidup yang dilewatinya hari ini.
hidup bukan permainan yang dengan mudahnya dapat dirubah game levelnya, mudah , moderat ataupun susah. dalam hidup, hanya terdapat pilihan, ambil atau tinggalkan dengan bermacam konsekuensinya.

dan naj tau, hidup akan selalu berjalan, walaupun dia telah salah menngambil keputusan.

momen mensyukuri kehidupan itu sendiri tidak datang tiba-tiba, tidak juga datang dari awal kehidupannya.
butuh waktu dan proses yang mendewasakan pola pikir naj untuk mencapai suatu kesepakatan antara otak dan proses penerimaan hati.
dan ketika moment itu muncul, yang bisa dilakukan naj hanyalah terdiam, tanpa memunculkan satu kata. sedikitpun.
otaknya sibuk berpikir, hatinya sibuk mencerna.


No comments: