Wednesday, November 20, 2013

bebek item, tapi gak gosong

bebek item pak sayekti | dharmahusada 
im a HUGE fans of BEBEK GORENG ..
you name it, mulai bebek cak sandy, bebek kayu tangan, bebek sinjay, bebek purnama yang tersohor dimana-mana, bebek harissa, bebek canggih ( My favorite one), bebek tugu pahlawan, dan beberapa bebek lain di Surabaya, yang memang terkenal sama olahan  bebek nya.

ada satu oalahan bebek goreng lagi yang cukup aneh dan kaget telinga, pas diajakin pacar jalan-jalan dan ngicipin makanan, kebetulan deket rumah pacar, jadi sekalian mau nganterin pulang mampirlah kita menggemukan diri dulu menikmati satu sajian bebek hitam ini. let's do the review then ..

tempat : 
warung pinggir jalan, tipikal warung bebek purnama gitulah, di meja cuma disediakan 3 pilihan menu yang bisa langsunng ditunjuk, kayak pake touchscreen (eaa..), ada potongan dada ayam, paha ayam, dada bebek dan paha bebek, dan satu mangkuk penuh dengan remukan tulang belulang dan jerohan bebek ( OH MY GOD I LOVE IT ) 
disclaimer buat yang gak suka makan digangguin sama orang ngamen, jualan susu kedelai tiba-tiba, dan orang yang gak suka kucing kampung keliaran, gak usah makan disini, bungkus lebih nikmat..
nah kalau penasaran bisa langsung dateng aja ke jl.dharmahusada ( sebelah alfamart yang besaaaar banget)

harga: 
satu porsi nasi bebek item ( satu potong dada bebek + nasi putih + remukan tulang dan jerohan  + bumbu item + sambel kosek mateng) di bandrol dengan harga Rp 15.000 ( 2013 ), ayam dan bebek di bandrol dengan harga yang sama, jadi silahkan pilih sesuai selera.
FYI, potongan bebek disini  lumayan kecil, satu bebek di bagi 8 potong, jadi jangan berharap dapet bagian dada bebek sebesar bebek di harissa, atau di sinjay, yang 1 bebeknya cuman di potong 4 bagian. tapi yang seru, disini bisa minta tambah bumbu item yang bercampur dengan minyak, dan remukan tulang dan jerohan bebek ( belum tanya harganya berapa)

rasa : 
kalau harga sudah tau cuman segitu, ekspektasi harusnya gak boleh kenceng ya kak, nanti dikira ngemil ineks ( eaa..)
makan bebek item disini, dengan nasi punel ala-ala warung bebek, dan minyak yang berlebih dimana- mana merupakan pengalaman luar biasa buat saya, rasa bebeknya jauh dari amis, bebeknya empuk dan well cooked, jadi begitu digigit bisa lepas dan mrotol dari tulangnya yang besar ( notice it, im ordering breast) bumbunya cukup bikin lidah menggeliat, since baru pertama kali makan bebek, dengan olahan bumbu mulai dari ketumbar, kluwek ( yang bikin bebeknya hitam ) dan bumbu - bumbu dapur lain. bumbu itemnya yang di letakkan terpisah bersama dengan protolan tulang dan jerohan dan extra minyak ( it's all wet actually, wet and greasy, so beware!) cukup jadi guilty pleasure buat makan satu porsi di sana. 
cuman buat lidah saya, bebeknya kurang asin, sedep sih, tapi kurang asin.
nah, penyelamatnya datang dari kehadiran sambel kosek yang (lagi--lagi) disiram sama minyak panas, sambel dengan bahan dasar cabe rawit, garam dan sedikit bawang putih ini punya rasa yang cukup dominan, dari pedas,sampai asinnya, jadi kalau mau makan bebeknya, biar rasannya pas dimulut, mau gak mau memang harus sambil ditambahin sambelnya ini.
oh ya, waktu pesen bebek ini, cukup tunggu waktu 5 menit, kalau lagi gak rame, karena bebeknya sudah pre- cooked before, dan tinggal manasin aja ke minyak panas yang biasanya warnanya udah kayak oli, tapi enak ( can i hear yes everybody?) . 

Disclaimer : 
kalau kesini jangan lupa bawa sabun cuci tangan sendiri, karena bebeknya greasy banget, tissue basah gak akan banyak berfungsi, oh iya, hand sanitizer is a must, dan kalau gak biasa pake tissue toilet buat tissue mulut, cus bawa tissue juga, sekalian aja satu lemari dibawa ke warunng yang satu ini ...

overall assessment : 
bebeknya greasy, tapi one of guilty pleasure, unik dengan bumbunya yang lain daripada yang lain
dan you should try the sambal!
1-10 , i'll give 6 for this bebek item , guilty pleasure, tapi belum amazing ..



No comments: